Perbedaan utama antara semi-trailer Gooseneck dan semi-trailer balok lurus terletak pada konstruksi gelagar dan fleksibilitas ruang muat.
Semi-trailer balok lurus, juga dikenal sebagai semi-trailer "pelat lurus", memiliki struktur girder yang membentuk garis lurus. Desain yang sederhana dan jelas ini membuatnya mudah diproduksi dan dirawat. Karena desainnya yang lugas, biayanya relatif rendah, menjadikannya pilihan umum untuk transportasi logistik. Semi-trailer balok lurus cocok untuk mengangkut berbagai barang, terutama ketika kebutuhan ruang muat tidak terlalu tinggi, karena memberikan efisiensi transportasi yang baik.
Sebaliknya, semi-trailer Gooseneck memiliki struktur girder berbentuk "Z", itulah sebabnya ia juga dikenal sebagai semi-trailer "pelat tinggi dan rendah". Desain ini menciptakan perbedaan ketinggian antara pelat dasar dan gooseneck, biasanya sekitar 200 mm. Struktur ini memungkinkan ruang muat yang lebih besar dan fleksibilitas yang lebih besar dalam hal ketinggian kargo. Selain itu, pusat gravitasi kargo yang lebih rendah membuat semi-trailer gooseneck lebih stabil selama berkendara, sehingga meningkatkan keselamatan.
Oleh karena itu, semi-trailer balok lurus sederhana dan hemat biaya, cocok untuk skenario dengan kebutuhan ruang muat rendah. Sebaliknya, semi-trailer leher angsa, dengan struktur "Z" yang unik, menawarkan fleksibilitas yang lebih besar dalam ruang muat dan stabilitas berkendara yang lebih baik, sehingga ideal untuk skenario transportasi yang membutuhkan fleksibilitas pemuatan kargo yang lebih besar.




